Jumat, 18 Agustus 2017

Cara Membuka Bisnis Bimbingan Belajar yang Menguntungkan

Bisnis bimbingan berguru disingkat bimbel atau kursus merupakan sebuah jenis bisnis yang senantiasa ada dan tak pernah sepi konsumen. Usaha ini akan selalu dibutuhkan insan selama insan masih hidup di muka bumi. Dikarenakan keperluan terhadap ilmu pengetahuan dan keterampilan takkan pernah selesai. Apalagi dengan mempunyai bekal ilmu dan pengetahuan bisa menghantarkan seseorang sukses dalam menempuh karir, pendidikan dan finansial.

Prospek Usaha Bimbingan Belajar
Setiap orangtua tercinta pasti mengharapkan buah hatinya tumbuh dengan pintar dan cerdas. Ketika anak-anaknya usia balita hingga menempuh pendidikan di sekolah formal. Oleh karenanya, demi membuat anak-anaknya berkembang pintar dan cerdas mereka rela mengeluarkan uang banyak. Anak-anaknya dimasukkan ke dalam lembaga bimbingan berguru yang memperlihatkan les suplemen pelajaran di luar sekolah.
bisnis bimbingan belajar, bimbingan belajar, urusan ekonomi bimbel, perjuangan bimbel, bimbel, tutoring, urusan ekonomi kursus private

Fenomena di atas bukan sekarang saja terjadi tapi semenjak beberapa tahun kebelakang seiring diadakannya ujian nasional (UN) oleh pemerintah dan ujian saringan masuk perguruan tinggi tinggi negeri. Tak ayal, hal tersebut membuat menjamurnya urusan ekonomi lembaga pendidikan di tanah air baik secara mampu berdiri diatas kaki sendiri dan waralaba. Pendek kata, urusan ekonomi bimbingan berguru prospeknya sangat menjanjikan untuk dijalankan ketika ini. Mengingat pangsa pasar luas dan kebutuhan para siswa sangat mendesak terhadap perjuangan bimbel calistung.
Kegiatan bimbingan berguru dapat dijadikan sebagai usaha sampingan tanpa modal bagi mereka yang memiliki keterbatasan dana, baik oleh seorang pemula maupun profesional. Dengan bekal keterampilan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta cendekia menghadapi anak sekolah, perjuangan bimbel bisa dijalankan secara baik dan menguntungkan. Ada banyak urusan ekonomi bimbingan berguru yang tadinya sederhana sudah berubah menjadi menjadi urusan ekonomi waralaba yang terdapat di aneka macam wilayah di Indonesia. 

Adapun yang membuat urusan ekonomi bimbingan berguru sangat menjanjikan. Dikarenakan pangsa pasar yang sangat terperinci dan luas yaitu para siswa siswi SD, SMP, SMA, mahasiswa hingga umum. Usaha ini menyediakan aneka macam kelas ibarat kelas bimbingan keahlian dan keterampilan, kelas karyawan, kelas regular, kelas bersifat musiman misalkan kelas persiapan ujian masuk perguruan tinggi tinggi atau persiapan ujian nasional. Dengan beragamnya layanan yang diberikan membuat penghasilan besar dari urusan ekonomi bimbel sangat menggiurkan.

Cara Membuka Bisnis Bimbingan Belajar yang Menguntungkan
Untuk membuka usaha bimbingan belajar cukup mudah dan tak memerlukan modal besar. Ada beberapa hal yang harus dilakukan ibarat persiapan membuka bimbingan belajar. Dengan modal keterampilan mengajar, ilmu pengetahuan yang dimiliki, keahlian atau keterampilan yang dikuasai dan cendekia dalam menarik sebanyak mungkin konsumen dari kalangan anak sekolah maka sobat sudah bisa menjalankan urusan ekonomi bimbel yang sederhana.

Ada dua cara yang bisa dilakukan dalam membuka perjuangan bimbingan berguru yaitu pertama, dengan cara les privat dimana sang guru datang ke rumah murid. Kedua, membuka perjuangan bimbingan berguru dengan lokasi di rumah. Contohnya saja yang dilakukan Anne Ahira dulu yang membuka perjuangan les privat bahasa Inggris yang datang eksklusif ke rumah murid ekspatriat dengan penghasilan Rp 10 juta perbulan. Wow lumayan kan?

Berikut ini beberapa langkah dalam cara membuka urusan ekonomi bimbingan berguru yang menguntungkan, antara lain:

▪ Mempunyai bekal ilmu pengetahuan ibarat ilmu matematika, kimia, fisika, bahasa Inggris dan lain-lain yang sedang laris manis dicari anak sekolah dan diujikan di sekolah. Ini yaitu modal utama dari perjuangan bimbel atau les privat.

▪ Merekrut tenaga pengajar yang handal bila diperlukan. Mungkin saja ketika pertama kali perjuangan bimbingan berguru dibuka oleh sobat maka sobat menjalankan urusan ekonomi ini secara sendirian. Namun seiring bertambah banyaknya konsumen, anda mesti merekrut tenaga pengajar suplemen yang profesional dengan sistem gaji bulanan atau bagi hasil. Dengan demikian, bila prestasi siswa membaik setelah bergabung ke dalam lembaga bimbingan berguru sobat maka lembaga sobat akan mulai terkenal dan bercitra baik. Para pelanggan akan makin bertambah banyak.

▪ Mengatur schedule atau jadwal bimbingan berguru biar tidak saling bertabrakan atau tumpang tindih. Hal ini berlaku bagi sang pengajar dan anak murid.

▪ Membikin modul per mata pelajaran supaya memudahkan proses berguru mengajar antara siswa dan sang pengajar serta mengajar secara berurutan.

▪ Mempunyai lokasi perjuangan bimbingan berguru di kawasan strategis. Tapi hal itu tak mutlak. Sobat bisa menjalankan urusan ekonomi ini secara rumahan atau datang eksklusif ke rumah konsumen secara les privat.

▪ Memiliki peralatan dan perlengkapan usaha bimbingan belajar yang meliputi komputer dan printer untuk acara administrasi, kursi, meja, papan tulis, laptop, alat tulis, spidol besar, whiteboard, buku dan modul pengajaran.

▪ Seiring dengan berkembangnya perjuangan bimbingan belajar, sobat perlu mempekerjakan karyawan suplemen bab tenaga pengajar, administrasi, tenaga kebersihan, bab keuangan dan lain sebagainya.

Cara Memasarkan Usaha Bimbingan Belajar
Sekarang ini sangat mudah dijumpai perjuangan bimbingan berguru atau bimbel terutama di perkotaan. Seiring dengan tingkat persaingan urusan ekonomi bimbingan berguru sangat tinggi akhir-akhir ini baik di kota besar maupun di desa, maka sobat perlu melaksanakan beberapa teknik jemput bola dalam menerima konsumen sebanyak mungkin.

Teknik jemput bola ibarat mengadakan kerjasama dengan pihak sekolah formal baik di tingkatan SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Kemudian tawarkan kepada pihak sekolah kerjasama yang saling menguntungkan. Misalnya anda memperlihatkan diskon atau pecahan harga bagi siswa yang ikut bergabung dalam lembaga bimbingan berguru sobat.

Berikan pula hadiah atau komisi uang yang lumayan bagi setiap guru atau sekolah yang mengirimkan muridnya untuk ikut dalam les bimbingan berguru sobat. Dengan demikian, para pelanggan sobat akan bertambah banyak dari hari ke hari. Omzet urusan ekonomi bimbel privat bertambah besar setiap bulan. Hal itu pastinya akan membuat sobat semakin bersemangat membangun urusan ekonomi bimbingan berguru lebih besar lagi.

Mengingat persaingan perjuangan sangat tinggi dari perjuangan bimbel maka sobat perlu melaksanakan aneka macam penawaran keunggulan dan kelebihan dari urusan ekonomi bimbel pendidikan sobat, ibarat memperlihatkan garansi. Cobalah untuk memperlihatkan garansi lulus ujian nasional dan lulus ujian perguruan tinggi tinggi negeri bagi anak sekolah yang berguru di lembaga bimbingan berguru sobat. Jika tak lulus berikan jaminan uang kembali. Sehingga semakin banyak siswa yang lulus ujian nasional dan ujian saringan masuk perguruan tinggi tinggi negeri maka semakin dikenal lembaga bimbingan berguru sobat. Hal tersebut sangat baik yang berdampak jumlah murid akan bertambah besar.

Kisah Sukses Pengusaha Bimbingan Belajar dari Nol
Untuk mengetahui cara mendirikan urusan ekonomi bimbel sendiri secara rumahan yang menguntungkan, kita bisa berguru kepada pria berjulukan lengkap Sony Sugema. Pria ganteng ini terkenal sebagai pengusaha bimbingan berguru yang sukses di Indonesia. Ia memulai berprofesi sebagai pengusaha semenjak usia 15 tahun tepatnya pada waktu ia duduk di dingklik sekolah kelas 2 SMAN 3 Bandung.

Pria yang dekat disapa Sony ini terpaksa membuka usaha les bimbingan berguru kepada sejumlah sobat sekelas di SMA semenjak ayahanda tercinta meninggal dunia. Ia satu-satunya tulang punggung keluarga bagi empat orang adiknya dan ibunda tercinta. Bekal kepintaran, kecerdasan dan ilmu pengetahuan yang dimilikinya bisa dijadikan lahan urusan ekonomi menguntungkan pada ketika itu. Sebenarnya ia mencoba menjaring konsumen dari khalayak umum tapi tidak mudah untuk didapatkan. Sehingga ia mulai dari lingkungan terdekat yang mudah yakni sobat satu kelas. Ia membanderol harga bimbingan berguru jasa les privat sebesar Rp 5000 perbulan.

Berjalan waktu, setelah ia mengajarkan ilmu kepada teman-teman sekolahnya Sony mencicipi ada kenikmatan tersendiri dalam mengajar. Ia menyukai dunia mengajar les privat bimbingan belajar. Oleh karenanya, ia semakin giat menekuni urusan ekonomi bimbel hingga ia berstatus sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung Jurusan Teknik Sipil.

Pada waktu kuliah di tingkat semester satu ITB, pria ganteng ini memutuskan untuk menikah dengan gadis pujaannya yang masih satu universitas. Selepas menikah, bertambahlah tanggungan Sony. Ia kini harus membiayai nafkah bagi isteri tercinta disamping membiayai ibunda dan 4 orang adiknya. Dirasakan penghasilan dari perjuangan les privat kurang mencukupi maka ia terpaksa bekerja sebagai guru mata pelajaran fisika, matematika dan kimia di sebuah SMA di Bandung tepatnya SMU Angkasa.

Untuk menambah terus sumber pemasukan, Sony Sugema pun bekerja di sejumlah perjuangan bimbel lembaga pendidikan di tanah air. Merasakan penghasilannya terasa mandek, Sony pun fokus untuk menyebarkan urusan ekonomi bimbingan berguru yang dibangun berjulukan Sony Sugema College disingkat SSC berlokasi di jalan Dipati Ukur Bandung.

Sementara itu, modal awal dalam membuka urusan ekonomi bimbingan berguru Sony Sugema College sekitar Rp 1,5 juta yang didapatkan dari royalti buku pelajaran yang ditulisnya.  Modal perjuangan itu digunakan untuk membayar biaya sewa lokasi perjuangan dan gaji karyawan. Pada mulanya ada 140 anak sekolah yang menjadi konsumen. Namun seiring dengan semakin banyak pelanggan dan konsumen membuat ia kewalahan dalam mengurus bisnisnya.

Sony Sugema pun meminta pinjaman kepada rekan-rekannya yang sedang menuntut ilmu di IKIP, UNPAD dan ITB biar bersedia menjadi tenaga pengajar suplemen dengan gaji komisi yang lumayan besar. Sejak tahun 1991, perjuangan bimbingan berguru Sony Sugema berkembang pesat. Ia membuka cabang di Jakarta yang merembet ke kota besar lainnya hingga ke seluruh nusantara.

Dengan terus terang, Sony Sugema memaparkan kelebihan lembaga bimbingan berguru yang dimilikinya terletak pada kemampuan untuk menyelesaikan soal dengan cepat, kemampuan untuk memudahkan dalam pemahaman berguru bagi siswa serta revolusi cara berguru yang menyenangkan.

Cara Membuka Bisnis Bimbingan Belajar yang Menguntungkan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown